Social Icons

Selasa, 26 September 2017

Anak Rantau - A. Fuadi

#Ulasan2017



Hepi tokoh utama dalam buku ini, ia merupakan pemuda bujang yang tinggal di Ibu Kota. Hidupnya mulai berubah ketika ayahnya, Martiaz memutuskan untuk menitipkan Hepi pada kakek dan neneknya di ranah Minang. Martiaz merasa sudah gagal mendidik Hepi, maka dari itu ia memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya dan hendak menitipkan Hepi kepada ayahnya. Sebenarnya itu hal tersulit yang pernah dilakukan Martiaz, ia merasa kejam telah meninggalkan Hepi, tapi ia juga tak punya pilihan lain, jika Hepi dibiarkan terus - menerus hidup di Ibu Kota, entah akan jadi apa ia kelak.

Hepi pun awalnya senang, karna ia bisa merasakan mudik alias pulang kampung yang sudah lama ia idam - idamkan. Namun ada raut kecewa dan juga dendam ketika ia tau ayahnya sendiri meninggalkannya. Ia merasa sudah ditelantarkan, sudah cukup ditinggal Ibunya saat ia masih kecil dan sekarang ayahnya sendiripun sudi meninggalkannya. Hepi marah sejadi - jadinya dan ia bertekad untuk kembali ke Jakarta dengan usaha serta jerih payahnya sendiri.

Hal yang harus dilakukan ia sekarang adalah mengumpulkan uang sebanyak - banyaknya untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta dan juga sebagai ajang pembuktiannya pada ayahnya, bahwa itu semua merupakan jerih payahnya sendiri. Selama hidup di tempat rantau Hepi bersahabat dengan Attar dan Zen si pencinta binatang. Mereka berdua lah yang membantu Hepi bekerja mencuci piring di lapak Mak Tuo Ros, meskipun hasilnya tak seberapa. Hepi tetap berusaha supaya tabungan nya cukup untuk ia membeli tiket kembali ke Jakarta.

Hingga suatu ketika surau yang menjadi tepat tinggalnya selama renovasi rumah kakeknya dijarah maling entah dari mana asalnya, sound system dan kotak amal raib, bahkan sebagian perhiasan nenek Hepi juga digasat habis, tak ketinggalan celengan bambu Hepi juga ikut raib dijarah maling. Hepi sedihnya bukan kepalang, tinggal hitungan beberapa puluh ribu lagi tabungannya akan cukup untuk ia membeli tiket pesawat. Ia pun bertekad untuk menangkap maling dengan tangannya sendiri. Akhirnya ia menemukan ide yang cukup brilian yaitu meminjam kambing milik keluarga Zen untuk dijadikan umpan menangkap para maling ini.

Lantas apakah usaha dan jebakan dari Hepi, Attar dan juga Zen berhasil? atau justru kedua kambingnya ikut raib dijarah maling?
kalau mau tau kelanjutannya langsung baca aja bukunya hehehe

Dalam buku ini kita belajar bahwa dari rasa dendam dan benci itu sebenarnya adalah alasan kita untuk menutupi rasa yang sebenarnya, yaitu rasa rindu. Janganlah kau simpan rasa dendammu sampai jauh kelubuk hatimu, cobalah untuk memaafkan dan mengikhlaskan.


"Biarlah aku menjadi lilin, membakar diri sendiri agar orang punya cahaya terang"
"Bagaimana sedih dan merasa terbuang itu melelahkan. Bagaimana terlalu berharap pada manusia dan makhluk itu mengecewakan. Jadi, kalau merasa ditinggalkan, jangan sedih. Kita akan selalu ditemani dan ditemukan oleh yang lebih penting dari semua ini.  Resapkan ini: kita tak akan ditinggalkan Tuhan. Jangan takut sewaktu menjadi orang terbuang. Takutlah pada kita yang membuang waktu. Kita tidak dibuang, kita yang merasa dibuang. Kita tidak ditinggalkan, kita yang merasa ditinggalkan. Ini hanya soal bagaimana kita memberi terjemahan pada nasib kita" (Hal. 255 - 256)


"Hidup kita hidup yang khianat, kalau hanya memikirkan diri sendiri. Khianat kepada misi kemanusiaan" (Hal. 304)




-----o-----

Senin, 04 September 2017

Jalan Pulang - Jazuli Imam

#Ulasan2017




Buku ini merupakan dwilogi dari Pejalan Anarki yang berkisah tentang sepasang yang melawan, El dan Sekar. Habis sudah air mata Sekar menangisi kepergian El dalam hidupnya. Waktunya ia habiskan hanya untuk diam dan sangat diam dengan memutar kembali memorinya bersama El, setiap apa yang ia lihat selalu ada kenangan bersama El. 

Sekarpun tersadar dan akhirnya untuk pertama kalinya ia memeluk dan juga merasakan kehadiran seorang ayah dalam hidupnya, ia pun memutuskan untuk berhenti hidup dalam kesia - siaan juga kesedihan yang berlarut - larut untuk terus melanjutkan hidupnya. Sekar mulai menata hidupnya dengan mencoba mencari pekerjaan di kota dan akhirnyapun ia diterima bekerja di salah satu kampus swasta di Jakarta.

Sebelum kepergiannya dari Bandung dan berpindah ke Jakarta, ia memutuskan untuk melakukan pendakian ke Gunung Merbabu. 
Sepanjang perjalanan menuju Gunung Merbabu ia selalu menemui hal - hal yang membuat pikirannya memutar kembali memorinya bersama dengan El. Ia juga sempat mampir ke Kedai Djelajah dan bertemu dengan Mas Dewo.
Tak hanya Mas Dewo bahkan Mas Gito dan Pak Parman yang biasa El anggap sebagai keluarga sendiri menanyakan kenapa Sekar pergi kesini sendiri. Sekarpun mulai menceritakan apa alasannya dan semua kejadian hingga kepergian El dalam hidupnya. Sampainya di basecamp pendakian Merbabu ternyata jalur pendakian merbabu via Selo sedang ditutup. Akhirnya Sekar memutar rencananya dan memilih untuk melakukan pendakian ke Gunung Merapi.

Satu jam sudah setelah ia meninggalkan basecamp Barameru ia sudah sampai di Pos 1. Setelah beristirahat sebentar ia melanjutkan lagi perjalanannya menuju Pos 2. Saat berada di Pos 2 ia memilih untuk istirahat lebih lama di sana, matraspun mulai digelar di bawah beberapa pohon teduh. Kini telah berbaring seorang pejalan solo, Sekar Indurasmi dengan berbantal kedua lengannya ia menikmati suasana Pos 2 Gunung Merapi. Cukup lama Sekar terlelap dan masuk dalam dunia mimpinya, hingga suatu ketika ia terbangun dan melihat sosok laki - laki, Rama namanya.

"Hidup adalah perjalanan yang tidak menawarkan pilihan lain selain dijalani. Segala fantasi ini akan kembali pada yang hakiki. Akan tiba waktu dimana segala kepingan - kepingan ini akan kembali menjadi satu. Kemanapun engkau pergi untuk mencari adalah sama, sebab aku tidak ke mana - mana, aku selalu disitu bersamamu, bahkan sebelum engkau mengenal nama untuk menandai keberadaanku. Karena sesungguhnya, sayangku. Aku, yang selama ini kau cari ke mana - mana, adalah dirimu" (Hal. 125)

"Mereka merampas matahari terbenam
Langit keemasan jadi baliho, hotel, dan pertokoan
Apabila orang - orang dimuntahkan ke jalan raya
kota mendadak bising dan tergesa - gesa
itu artinya waktu senja" (Hal. 215)

Pengen tau seperti apa ceritanya selanjutnya? langsung aja baca bukunya.
hehehe

Jumat, 11 Agustus 2017

Santri Jahil Iyah - Dzawin Nur

#Ulasan2017



Buku ini bercerita tentang bagaimana lika - liku kehidupan dalam pesantren dengan citranya di masyarakat yang seperti itu. Ya memang cukup monoton setiap hari seperti itu dan terus berulang, ada yang sengaja keluar karna tak tahan dengan segudang kegiatannya, kangen emak, tidak bisa jauh dari keluarga dan semua alasan lainnya. Ada pula yang tetap bertahan, karna ia punya cara khusus untuk (terpaksa) menikmatinya.

Dzawin tokoh utama dalam buku ini selepas kelulusannya dari sekolah dasar, ibunya memilih untuk memasukannya ke pesantren. Salah satu pesantren yang ada di Banten yang letaknya di tengah hutan yang diapit gunung - gunung. Semenjak masuk pesantren dia juga baru tahu bahwa orang yang sedang solat sendiri bisa dijadikan imam dengan cara menepuk pundaknya. Awal dia tau itu, dia sengaja untuk datang telat ke masjid supaya dapat mempraktikan ilmu barunya itu. Tapi, untuk menjadi imam masbuk juga susah, karna orang yang datang telat akan memilih - milih orang yang akan ditepuknya. Dari sanalah Dzawin dan Arif mengatur skenario. 

Awal dari keisengan Dzawin muncul dari seorang imam masbuk dan terus berlanjut pada kegiatan lainnya, tak heran bahwa ia sudah merasakan hampir semua hukuman yang ada dalam pesantren, dari hukuman tingkat ringan, sedang bahkan berat. Namun tak melulu dengan keisengan juga, tetap saja ada bumbu kisah - kasih di pesantren, dan juga kejadian mistis yang pernah ia alami selama tinggal di pesantren.

Pengen tau seperti aa ceritanya? langsung aja baca bukunya.
hehehe

Rabu, 10 Mei 2017

Langit Merbabu - Rons Imawan

#Ulasan2017


Ada 3 cerit dalam buku ini:
-Langit Merbabu-
Dua hal begitu berarti untuk Raras adalah Langit dan Gunung. Tepat pada ulang tahunnya  ia ingin berada di ketinggian 3142 mdpl, namun ia hanya bisa berangkat dengan keempat temannya. Langit sang kekasihnya tak bisa menemani, karna memang Langit punya penyakit asma dan itu akan sangat berbahaya bagi keselamatannya, jika ia memaksakan untuk tetap ikut pendakian dengan Raras. Satu hal yang Raras khawatirkan saat berada di alam bebas, kemampuannya akan melihat dimensi lain secara liar bekerja tanpa permisi. Dan kejadian pada penglihatannya itu akan terjadi setelahnya. Hal ini mulai dirasakannya saat mendiang ibunya sakit keras di rumah sakit, ketika itu Raras bergantian menjaga ibunya dengan ayahnya. Ayahnya menjaga di rumah sakit, dan ia pulang untuk beristirahat. Keesokan hari sebelum Raras berangkat kuliah, ia melihat ibunya sarapan dengan lezatnya di meja makan dengan raut wajah segar bukan seperti orang sakit. Rasa senang Raras melonjak dan ia juga tak lupa menghujan ibunya dengan banyak pertanyaan. Sampai akhirnya telpon pada hpnya  berdering dan tertera nama adiknya yang meminta ia untuk segera ke rumah sakit, karena ibunya sudah meninggal. Sesaat kemudian ia memandangi wajah ibu yang berada di depannya perlahan memudar dan menghilang. 

Sejak kejadian itu, satu kelebihannya ini selalu bekerja saat berada di alam bebas dan itu menjadi satu hal yang dikhawatirkan Raras. Saat melakukan pendakian dengan temannya ke Gunung Merbabu pikiran Raras liar menjelajah. Ketika ia dan temannya memutuskan untuk istirahat sebentar karna sudah merasa lelah, sehingga Raras memanfaatkannya untuk buang air kecil. Menjadi hal yang mudah bagi Raras untuk menentukan spot yang sesuai, setelah selesai menuntaskan tugasnya ia kembali lagi ke rombongannya. Namun tiba-tiba angin kencang datang membuat ia sulit untuk kembali hingga suatu ketika ada seorang anak kecil berkupluk merah menghampirinya dan meminta Raras untuk menolong salah seorang temannya yang terperosot ke jurang. Dengan sigapnya Raras menuruni jurang untuk melihat kondisi teman dari si anak berkupluk merah, setelah ia sampai di bawah memang benar bahwa ada satu anak yang tergeletak lemah di tanah, tetapi yang membuatnya kaget adalah pakaian dan kupluk yang digunakan anak itu sama persis dengan si anak berkupluk merah tadi. Ia pun mencoba membalikkan badan si anak untuk melihat wajahnya seperti apa? untuk memastikan apakah benar si anat tadi atau tidak? Dan ternyata benar. Jasad itu adalah jasad dari anak berkupluk merah yang ia temui tadi. Raras sontak berteriak sejadi - jadinya.
Sejak itu, pikirannya melayang - layang pada Langit kekasihnya. Apa yang akan terjadi pada Langit?

-Sang Imam (makmummu adalah seribu jin dan malaikat Merapi)-
Rahung, seorang pemuda yang sedari kecil sudah menapakkan kaki pada beberapa puncak tertinggi di Provinsinya. Ayahnya memang seorang pendaki gunung sejati sering sekali ia mengajak Rahung dalam pendakiannya. Hingga suatu ketika tiba saatnya Rahung untuk berkeliling Pulau Jawa dan menapakkan kakinya pada beberapa Puncak Tertinggi di Pulau tersebut. Awal perjalanannya di mulai di Gunung Merapi jalur Selo. Saat itu dalam perjalanan ia bertemu dengan seorang kakek bernama Mawadri dengan seorang cucu bernawa Gawitra. Mereka saling bertegur sapa dan sedikit berbincang. Hingga senja mulai terlihat akhirnya mereka saling melanjutkan perjalanan. Mawadri dan Gawitra turun menuju rumahnya yang berada di Desa Selo, sedangkan Rahung harus melanjutkan perjalanannya untuk mencapai puncak merapi. Sampainya ia di Pasar Bubrah ia mendirikan tenda, tanpa sadar bayangan wajah Gawitra terlukis jelas di langit puncak Merapi. Tanpa sadar ia berucap seandainya ia hidup 15 tahun sebelumnya maka akan dipersuntingnya gadis tersebut. Adzan Magrib berkumandang, Rahung berganti pakaian yang bersih untuk memunaikan kewajiban shalat magrib, dengan menggelar sajadah kecilnya menghadap kiblat. Ia melantunkan lafal dengan nyaringnya, sampai tibannya selesai bacaan surat Al Fatihah dan terdengar suara jawaban AMIN dengan nyaringnya. Bukan tak lain adalah mereka para makmumnya. Suara tersebut cukup mengganggu konsentrasi Rahung, dengan dilema apakah ia akan melanjutkan sholatnya atau justru membatalkannya kemudian langsung masuk ke dalam tenda.
Bagaimana kelanjutannya? Apakah Rahung dapat keluar dari dimensi mereka dan kembali pada keluarganya? Apakah ia juga akan mempersunting Gawitra?



-Rest (in Peace) Area-
Anjar dan kedua sahabat kembarnya Harap dan Gema. Mereka melakukan perjalanan Jakarta - Sukabumi dengan sang sopir adalah Anjar. Gema duduk di samping Anjar dan Harap berada di belakang. Saat asyiknya mengemudi Harap terusik pada sebuah artikel yang menjelaskan bahwa ada seorang wanita yang melakukan eksperimen  mengendarai mobil dengan kecepatan diatas 120km/jam dan menutup mata selama 10 detik dengan menyampaikan permohonan yang diinginkan. Sesampainya di rumah ternyata permohonannya memang benar - benar terjadi. Kemudian ia menceritakan hal itu pada sahabatnya dan mencoba untuk mengulang kembali eksperimen tersebut. 
Dan apa yang akan terjadi? Apakah permohonan wanita tersebut akan terkabul lagi? Apa yang akan dilakukan Anjar, Gema, dan Harap? Apakah mereka juga akan mencoba eksperimen tersebut?

"Jika kita tak mampu meluluhkan hati seseorang dengan kata - kata atau tindakan, luluhkanlah ia dengan doa karena pemilik hati manusia adalah Tuhan. Dia mempunyai kuasa untuk memutarbalikkan dorongan apa pun yang menguasai hati manusia" (Hal. 129)

"Ilalang tidak diberi kemampuan untuk tumbuh setinggi pohon - pohon karena angin kencang di atas sana akan mematahkannya. Sama seperti iman. Semakin kokoh iman seseorang, semakin kencang cobaannya" (Hal. 133)

"Kalaupun harus patah hati, percayalah, itu lebih baik daripada melanjutkan hidup dengan bayang - bayangi penyesalan karena cinta yang tidak pernah dikejar" (Hal. 144)

"Kita percaya yang dinamakan takdir, sebuah kata yang memiliki kekuatan hebat. Karena percaya takdirlah manusia bisa bertahan dari sakitnya kehilangan" (Hal. 201)

"Cinta lebih indah dirasa ketika keduanya sama - sama terjatuh, meskipun salah satunya harus menunggu" (Hal. 249)





------o------

Selasa, 02 Mei 2017

Leona - Zarry Hendrik

#Ulasan2017



Leona nama tokoh utama dalam buku ini, buku ini menceritakan perjalanan kisah seorang pemuda. Joshua namanya, ia mempunyai paras yang tampan, namun nasibnya tak setampan parasnya. Joshua anak sebatang kara yang hidup serumah dengan tantenya, tante Lisa namanya. Tante Lisa mempunyai kebiasaan yang cukup unik, ia adalah pemabuk berat, setiap hari harus minum alkohol, karna itu wajib hukumnya, sehari tak minum badannya bisa sempoyongan. Selain itu Joshua mempunyai mama yang hidupnya didedikasikan untuk sebuah yayasan, mamanya ditinggal papa kandungnya dan menikah lagi dengan seorang pria yang Josh tau bahwa itu adalah papanya, sebelum ia tau kebenaran aslinya seperti apa.

Joshua kuliah di salah satu universitas di Jakarta, bersama sahabatnya Ronny. Dengan parasnya yang tampan tak heran para wanita di kampus sering membicarakannya, di kampus tersebut Josh berteman dengan Fajar, Benny dan Andhika. Kemana - mana selalu bersama, bahkan untuk bolos kuliahpun mereka janjian. Kantin dan di bawah tiang bendera menjadi basecamp mereka. Hingga suatu ketika Fajar memperkenalkan Leona yang saat itu menjadi pacar Nicky sahabat Fajar kepada Josh. Penampilan Leona biasa saja dan tidak masuk dalam daftar kategori perempuan seleranya Josh. Saat berpapasan mereka hanya saling menyapa, bahkan Josh menganggap bahwa cara bicara dari Leona kategori perempuan-perempuan manja. 

Leona memiliki keluarga yang kaya raya, ke kampuspun ia selalu naik mobil atau naik taksi, sehingga menjadi pengalamannya untuk yang pertama kali ia pulang ke rumahnya di Bekasi naik bus, maklum uang jajan Josh hanya 15ribu sehingga hanya mampu untuk naik bus. Dari kejadian pulang bareng itulah mereka mulai dekat, hingga suatu ketika Leona dengan gamblangnya mengutarakan perasaannya pada Josh, di sisi lain ia masih berpacaran dengan Nicky. 
Josh hanya menanggapinya dengan santai, karna menurutnya tidak mungkin ia berpacaran dengan Leona. Alasan yang pertama adalah Leona tidak masuk dalam kategori perempuan yang sesuai dengan Josh, kedua Leona adalah pacar Nicky dimana Nicky adalah sahabat Fajar, dan Fajar adalah sahabat Josh. Berarti Nicky pun juga teman Josh. 
Setelah kejadian itu, mereka intens bertemu, baik itu di kampus atau di luar kampus.

Lantas apa yang akan dilakukan Josh untuk Leona? Apakah mereka akan bersatu atau justru berpisah?
 
Blogger Templates